Nasihat Pamungkas 6 Petinggi TI untuk Capai Kesuksesan

Nasihat Pamungkas 6 Petinggi TI untuk Capai Kesuksesan

Kesuksesan memiliki arti yang luas dan terkadang sangat personal. Tiap orang punya patokan sukses masing-masing, sebab target yang ingin dicapai pun berbeda-beda.

Namun, jika ditilik dari segi karir, ada orang-orang tertentu yang menduduki pucuk kepemimpinan perusahaan ternama. Orang-orang itu secara umum disepakati sebagai orang sukses. Mereka memiliki hasrat, kepercayaan diri, dan usaha yang keras untuk sampai pada level CEO.

Ada pula orang-orang yang merintis perusahaannya dari nol besar hingga menjadi raksasa. Misalnya saja pendiri
Apple Steve Jobs dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg.

Tak ada yang benar-benar tahu rahasia kesuksesan mereka. Namun, semua orang bisa belajar dari nasihat yang pernah terucap dari bibir mereka.

Berikut beberapa nasihat para petinggi raksasa teknologi, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (20/1/2017) dari BusinessInsider.


1. Co-founder dan mantan CEO
Apple, Steve Jobs.

Bapak
Apple yang penuh inovasi ini percaya bahwa manusia harus terus bergerak ke depan, tapi tak boleh melupakan masa lalu. Menurut dia, segala sesuatu yang pernah dilakukan akan relevan dengan apa yang ingin dicapai selanjutnya.

"Anda tak bisa menghubungkan titik-titik jika hanya melihat ke depan; Anda hanya bisa menghubungkan titik-titik itu ketika melihat kembali ke belakang. Jadi Anda harus percaya bahwa titik-titik itu akan terhubung ke masa depan Anda," kata dia.

Steve Jobs


2. Co-founder Apple, Steve Wozniak

Rekan Steve Jobs ini yakin bahwa kesuksesan bisa dicapai dengan rasa cinta terhadap apa yang dikerjakan dan kemauan untuk bekerja keras. Ia mengatakan semua proses jatuh bangun pada akhirnya pasti terbayar.

"Jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan dan mau melakukan apapun untuk itu, kesuksesan bakal digenggam. Tiap menit yang Anda habiskan untuk begadang tengah malam memikirkan apa yang ingin Anda bangun akan terbayar," ia menuturkan.

Steve Wozniak


3. Founder dan Direktur Alibaba Group, Jack Ma.

Alibaba mampu menjadi raksasa e-commerce di China dan tengah berekspansi ke seluruh Asia. Semua ini berkat kegigihan Jack Ma yang merupakan orang nomor satu di perusahaan tersebut.

Ia mengajak semua orang untuk yakin dengan mimpi dan tak perlu peduli opini orang lain. "Alibaba bukan cuma pekerjaan. Alibaba adalah mimpi. Biarkan saja investor Wall Street mengutuk kami semau mereka," kata Jack Ma.

Jack Ma


4. CEO Yahoo, Marissa Mayer.

Perempuan yang punya kiprah besar di beberapa perusahaan teknologi ini selalu ingin menantang dirinya. Ia memutuskan untuk menjadi CEO Yahoo ketika perusahaan itu sedang terseok.

"Saya selalu melakukan hal yang saya tahu saya tak terlalu siap. Menurut saya begitulah orang berkembang. Ketika ada momen 'wow, saya tak yakin bisa melakukan ini', tapi tetap dilakukan, di situlah Anda melakukan terobosan," kata Mayer.

Marissa Mayer


5. CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Mahasiswa Harvard yang akhirnya tak lulus ini percaya pada risiko. Ia berani mengambil risiko untuk tak melanjutkan kuliah karena sudah yakin dengan tujuannya membuat jejaring sosial terbesar di dunia.


"Risiko terbesar adalah tak mengambil risiko. Di dunia yang sangat cepat berubah, satu-satunya strategi yang menjamin untuk gagal adalah tak mengambil risiko," ia menuturkan.

Mark Zuckerberg


6. Founder dan CEO Dell Technologies, Michael Dell.

Pada dasarnya Dell menekankan pada rasa percaya diri. Menurut dia, seseorang yang percaya pada dirinya akan lebih fokus mencapai tujuan tanpa terdistraksi dengan berbagai gangguan dari pihak eksternal.

"Jadilah gila dan jangan meminta terlalu banyak nasihat atas apa yang Anda ingin kerjakan," ujarnya.

Michael Dell

 

Sumber : http://tekno.kompas.com

©2016 Adhelia